Bahagia itu, Bersepeda Menelusuri Pulau Tidung (Part 2)
Hari kedua di Pulau Tidung, terbangun dipagi hari cuaca mendung dan sedikit gerimis menyambut pagi pertama kami dipulau ini. Padahal sudah tidak sabar untuk menelusuri sudut-sudut Pulau Tidung. Sunrise yang kami tunggu pun kami melewatkannya. Akhirnya kami menunggu hingga gerimis reda. Tanpa mandi pagi kami langsung bersiap untuk mengayuh sepeda kembali. Seperti hari sebelumnya, kami cukup lama memilih sepeda mana yang akan kami gunakan karena memang disediakan banyak sepeda jadi kami bebas memilih yang menurut kami paling nyaman. Keseruan memilih sepeda pun tak terlewatkan oleh kami. Beberapa kali diantara kami berganti sepeda, karena dirasa kurang nyaman. Pagi ini kami akan mengunjungi Pulau Tidung Kecil menyebrang dengan melewati suatu Jembatan yang dikenal dengan nama Jembatan cinta. Sepanjang perjalanan kami dipenuhi oleh gelak tawa dan keceriaan. Selain melewati perkampungan penduduk, kami juga melewati kantor pemerintahan, sekolah, tempat pemakaman, d...